Jumat, 09 November 2018

Arsitektur Set Intruksi

Arsitektur Set Instruksi

Set instruksi didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram.Dua bagian utama arsitektur komputer:
1.   Instruction set architecture (ISA) / arsitektur set instruksi ISA meliputi spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin akan berinteraksi oleh komputer. ISA menentukan sifat komputasional computer.
2.   Hardware system architecture (HSA) / arsitektur system hardware HSA berkaitan dengan subsistem hardware utama computer (CPU, system memori dan IO). HSA mencakup desain logis dan organisasi arus data dari subsistem

Jenis-Jenis Instruksi
1.   Data processing/pengolahan data: instruksi aritmetika dan logic
2.   Data storage/penyimpanan data: instruksi-instruksi memori
3.   Data movement/perpindahan data: instruksi I/O
4.   Control/control: instruksi pemeriksaan dan percabangan

Teknik Pengelamatan

1.   Immediate Addressing (Pengalamatan Segera)
a)   Pengalamatan yang paling sederhana.
b)  Operand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dari intsruksi
c)   Operand sama dengan field alamat
d)  Umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk complement dua
e)   Bit paling kiri sebagai bit tanda
f)    Ketika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tanda digeser ke kiri hingga maksimum word data
Keuntungan :
·      Tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operan
·      Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhanakan akan cepat

Kekurangan :
·      Ukuran bilangan dibatasi oleh ukuran field
Contoh : ADD 7 (tambahkan 7 pada akumulator)

2.   Direct Addressing (Pengalamatan Langsung)
a)   Teknik ini banyak digunakan pada komputer lama dan komputer kecil. 
b)  Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulus khusus
Kelebihan :
·      Field alamat berisi efektif address sebuah operand

Kekurangan :
·      Keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word

Contoh : ADD A ; tambahkan isi pada lokasi alamat A ke akumulator

3.   Indirect Addressing (Pengalamatan tak langsung)
a)    Merupakan mode pengalamatan tak langsung
b)   Field alamat mengacu pada alamat word di alamat memori, yang pada gilirannya akan berisi alamat operand yang panjang

Kelebihan :
·      Ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi

Kekurangan :
·      Diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehingga memperlambat proses operasi

Contoh : ADD (A) ; tambahkan isi memori yang ditunjuk oleh isi alamat A ke akumulator

4.   Register addressing (Pengalamatan Register)
a)    Metode pengalamatan register mirip dengan mode pengalamatan langsung
b)   Perbedaanya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama
c)    Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose



Keuntungan :
·      Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan reference memori
·      Akses ke register lebih cepat daripada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat

Kerugian : 
·      Ruang alamat menjadi terbatas


5.   Register indirect addressing (Pengalamatan tak-langsung register)
a)    Metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung
b)   Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register
c)    Letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register
d)   Keuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidak langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak langsung
e)    Keterbatasan field alamat diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensi makin banyak
f)     Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pengalamatan register tidak langsung hanya menggunakan satu referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada mode pengalamatan tidak langsung

6.   Displacement addressing
a)    Menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung
b)   Mode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit
c)    Operand berada pada alamat A ditambahkan isi register

Tiga model displacement :
o  Relative addressing
Register yang direferensi secara implisit adalah Program Counter (PC). Alamat efektif didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat memanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operand berikutnya.




o  Base register addressing
Register yang direferensi berisi sebuah alamat memori dan field alamat berisi perpindahan dari alamat itu. Referensi register dapat eksplisit maupun implisit. Memanfaatkan konsep lokalitas memori.
o  Indexing  
Field alamat mereferensi alamat memori utama, dan register yang direferensikan berisi pemindahan positif dari alamat tersebut. Merupakan kebalikan dari mode base register. Field alamat dianggap sebagai alamat memori dalam indexing. Manfaat penting dari indexing adalah untuk eksekusi program-pprogram iteratif

Contoh : Field eksplisit bernilai A dan field imlisit mengarah pada register

7.   Stack addressing 
a)    Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-firs-out
b)   Stack merupakan blok lokasi yang terbaik
c)    Bit ditambahkan ke puncak stack sehingga setiap blok akan terisi secara parsial
d)   Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack
e)    Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack
f)     Stack pointer tetap berada dalam register
g)   Dengan demikian, referensi-referensi ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak langsung


Desain Set Instruksi
Desain set instruksi merupakan masalah yang sangat komplek dengan melibatkan banyak aspek, diantaranya adalah:
1.   Kelengkapan set instruksi
2.   Ortogonalitas (sifat independensi instruksi)
3.   Kompatibilitas :
  • Source code compatibility
  • Object code Compatibility



Referensi :
Advertise


Tidak ada komentar:

Posting Komentar